Powered by Blogger.
Latest News
Wednesday, August 31, 2016

BI Prediksikan Pertumbuhan Ekonomi 2017 Capai 5,5%

Ilustrasi foro
Jakarta, BSC - Implementasi Undang-undang Pengampunan Pajak atau Tax Amnesty diperkirakan oleh Bank Indonesia (BI) akan terasa dampaknya dalam memperbaiki kinerja ekonomi pada tahun 2017 mendatang dengan perkiraan pertumbuhan Ekonomi mencapai 5,5%.

Menurut Perry Wajiyo Deputi Gubernur BI , penerimaan pajak melalui kebijakan itu, akan menjadi stimulus untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan mengurangi Inflasi. Sedangkan dana reprastriasi akan berdampak pada penguatan Rupiah, serta Likuiditas yang berlimpah yang dapat mendorong Investasi swasta dan pertumbuhan kredit.

Hal tersebut akan melengkapi stimulus moneter yang telah dilakukan bank sentral. Sebelumnya bank sentral memutuskan untuk melonggarkan kebijakan moneter melalui pemangkasan BI rate maupun makroprudensial melalui penurunan suku bunga BI dan kenaikan Loan to Value (LTV) atau Financing to Value (FTV) untuk kredit pemilikan rumah.

Menurut Perry, dampak Tax Amnesty terhadap kinerja ekonomi dalam negeri baru akan banyak terasa pada tahun depan. BI memperkirakan adanya tambahan 30-40 basis points (bps) pertumbuhan ekonomi dari perkiraaan pertumbuhan ekonomi tahun depan oleh BI yang sebesar 5,3%. Dengan demikian, petumbuhan ekonomi tahun depan bisa melebihi 5,5%.

"Akan tetapi lagi-lagi itu harus kita lihat dananya yang masuk berapa terus bagaimana itu diputarkan di sektor riil dan tergantung juga nanti bagaimana sektor riilnya melihat," kata Perry.

Tahun ini BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,2%. Perry bilang, pertumbuhan ekonomi tahun ini paling tinggi terjadi di kuartal keempat sebesar 5,3% karena dana-dana Tax Amnesty mulai masuk di kuartal terakhir tahun ini. (BSC)
  • Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: BI Prediksikan Pertumbuhan Ekonomi 2017 Capai 5,5% Rating: 5 Reviewed By: Beritasitaro