Powered by Blogger.
Latest News
Thursday, September 1, 2016

Anda Pekerja Swasta?? Persiapkan Diri Sedini Mungkin


Sitaro, BSC - Jika anda sedang bekerja dan mengabdi di satu perusahaan, maka anda perlu untuk mempersiapkan diri anda untuk lebih berhati-hati atas semua kemungkinan resiko yang akan terjadi pada diri anda.

Pada praktek pengabdian anda dalam suatu perusahaan takkan menjamin kelangsungan hidup anda, meski setiap bulan perusahaan selalu memberikan anda gaji untuk penghidupan anda, sebab setiap perusahaan juga memiliki resiko untuk bangkrut, dan hal itu bisa saja bukan karena kinerja perusahaan yang lesu, namun faktor eksternal misalnya gejolak perekonmian yang dapat memaksa perusahaan untuk memangkas jumlah kariawan yang akhirnya gulung tikar.

Untuk menghadapi hal yang berpotensi membuat anda kebingungan itu, sebaiknya cermati ulasan di bawah ini.

1. Dana pesangon
Dana ini menjadi dana yang sangat digantungkan oleh mereka yang terkena PHK guna mencukupi kebutuhan hidup hingga sampai pada pekerjaan baru. Besaran pesangon tentu berbeda-beda setiap orang mulai dari masa kerja, gaji rutin, hingga undang-undang yang berlaku. 
Biasanya besaran pesangon sebesar satu hingga sembilan kali gaji karyawan. Selain pesangon, biasanya perusahaan juga memberikan dana penghargaan masa kerja yang besarnya bisa dua hingga sepuluh kali upah rutin dan bergantung pada masa kerja. 
Dua dana yang akan Anda terima ketika mengalami PHK ini tentu tidak bisa digunakan secara sembarangan.

2. Pengeluaran rutin
Idealnya, seseorang yang bekerja memiliki emergency fund sebesar enam kali pengeluaran per bulan. Mengapa? Hal ini mengantisipasi Anda yang mengalami PHK untuk tetap bisa bertahan hidup setidaknya selama rnsm bulan sembari Anda mencari dan mendapatkan pekerjaan baru untuk menyambung hidup.

Akan tetapi jika Anda tidak memiliki cukup dana darurat, maka prioritas pertama penggunaan dana Anda adalah pengeluaran rutin. Tentu saja Anda juga harus tetap mencari pekerjaan baru yang bisa menjadi sumber penghidupan Anda.

3. Pelunasan utang
Dilema lain terjadi ketika Anda memiliki utang yang belum lunas dibayar dan pada saat bersamaan harus rela di-PHK. Dana yang Anda miliki sekarang harus lebih bisa dibagi guna memenuhi semua kebutuhan dan kewajiban yang diprioritaskan.

Ada baiknya segera lunasi semua utang ketika dana Anda direncanakan cukup untuk memenuhi semuanya tanpa mengganggu kebutuhan pokok, terutama jika utang tersebut adalah utang kartu kredit. Sementara untuk melunasi utang jangka panjang seperti KPR maupun kredit kendaraan, Anda harus menyesuaikan ulang dengan dana yang Anda miliki sekarang.

Intinya, segera lunasi utang supaya tidak menimbulkan beban di kemudian hari mengingat posisi saat ini Anda tidak memiliki penghasilan tetap yang bisa diandalkan.

Bagaimana jika dana pesangon dan dana darurat ternyata tidak cukup untuk memenuhi semua biaya kebutuhan rutin serta cicilan utang? Pertama adalah menjual aset yang Anda miliki dan pastikan aset tersebut tidak mengganggu kehidupan keluarga.

Kedua, bila alternatif ini tak cukup membantu, maka jalan lain adalah berutang kembali untuk menutup utang lama. Perlu Anda sadari bahwa dua alternatif ini hanya boleh dilakukan pada saat yang sangat mendesak saja.

4. Proteksi dan investasi
Ketika Anda mendapati dana Anda masih cukup setelah memenuhi kebutuhan dan melunasi cicilan utang, sangat disarankan bagi Anda untuk mengalokasikan dana tersebut sebagai proteksi misalkan menggunakannya untuk memiliki polis kematian yang akan menjamin kehidupan dan keuangan keluarga yang ditinggalkan.

Jika nominalnya terbatas, Anda juga bisa mencari asuransi jiwa yang lengkap dengan fasilitas cover biaya pengobatan penyakit berat. Hal ini untuk mengantisipasi Anda ketika masuk rumah sakit dan didiagnosa penyakit berat yang mengharuskan Anda menjalani perawatan dengan biaya besar.


5. Ubah gaya hidup
PHK adalah musibah dan hal ini harus ditanggapi dengan cara yang cerdas juga. Setelah mengalokasikan dana untuk kebutuhan dan kewajiban yang diprioritaskan, Anda dan keluarga juga harus mendukungnya dengan mengubah gaya hidup supaya tidak menjadi beban tambahan di saat kondisi keuangan Anda sedang tidak bisa diandalkan.

Hidup tak selamanya menyenangkan, saatnya mulai prihatin
Memang tidak ada orang yang pernah meminta dirinya di-PHK.Tapi ketika mengalami hal ini, ada beberapa poin yang harus Anda perhatikan.

Pertama, Anda pontang-panting dalam menghadapi PHK karena kekhawatiran untuk hanya bisa bertahan hidup dalam beberapa waktu saja. Kedua, kekhawatiran tersebut muncul karena (bisa jadi) gaya hidup Anda yang relatif di atas kemampuan sesungguhnya.

Maka dari itu, sebelum Anda menyesal karena tidak bisa menangani kejadian tak terduga seperti ini, ada baiknya Anda mulai prihatin dan mengatur ulang keuangan agar tak hanya mampu memenuhi kebutuhan namun juga disisihkan untuk ditabung dan investasi. (BSC)
  • Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Anda Pekerja Swasta?? Persiapkan Diri Sedini Mungkin Rating: 5 Reviewed By: Beritasitaro