Powered by Blogger.
Latest News
Thursday, December 15, 2016

Ini alasan tidak perlu takut minum minuman bersoda

BSC Sitaro - Menjelang perayaan Natal, minuman ringan seperti softdrink memang menjadi favorit banyak orang. Pasalnya, pilihan rasa yang berbagai macam bisa menghilangkan dahaga Anda dan membuat mood menjadi lebih ceria. Seperti minuman ringan berkarbonasi atau soda yang akan memberikan sensasi unik.

Namun, banyak orang yang ragu untuk minum soda karena diduga bisa menyebabkan berbagai penyakit. Di antaranya kesehatan lambung, gigi, hingga kanker kerongkongan. Kini, Anda tak perlu khawatir lagi karena sebuah studi literatur oleh South East Asian Food and Ariculture Science and Technology (SEAFAST) Center IPB di tahun 2014 mengungkapkan bahwa minuman berkarbonasi tidak memiliki korelasi dengan penyakit-penyakit tersebut.

Perlu Anda ketahui bahwa karbonasi atauinfusi gas karbondioksida (CO2) ke dalam cairan merupakan metode yang lazim digunakan di industri minuman. Karbonasi digunakan di Eropa pertama kali di abad ke-18untuk meniru tekstur air mineral natural yang mengandung gas alam. Hingga sekarang fungsinya pun masih sama, yakni untuk menambah kesegaran dan sensasi 'krenyes' di mulut.

Jika Anda perhatikan, saat membuka kemasana minuman bersoda pasti ada bunyi khas seperti gas yang terlepas ke udara. Itu merupakan bunyi 70% dari kandungan CO2 di dalam minuman berkarbonasi yang keluar dari kemasan. Kketika minuman masuk ke mulut dan kerongkongan, gas CO2 terus melepaskan diri dari cairan sehingga jumlah gas yang sampai ke lambung terbilang sangat sedikit.

Hasil riset SEAFAST juga mengungkapkan bahwa faktor karbonasi tidak dapat dijadikan sebagai penyebab tunggal kerusakan gigi. Hal ini diperkuat dengan studi klinis yang menunjukan bahwa kerusakan enamel gigi dipicu oleh banyak faktor yang memudahkan tingkat keasaman air liur meningkat dengan cepat sehingga mengakibatkan karies dan gigi berlubang. Faktor penyebab naiknya tingkat keasaman air liur juga terdapat pada produk makanan dan minuman lain yang berkarbonasi. Jadi, hindari kerusakan gigi dengan menjaga kebersihan mulut, gusi, serta gigi Anda.

Berbicara tentang rumor penyakit kankeryang disebabkan minuman bersoda, kanker kerongkongan merupakan penyakit yang sangat kompleks dan dipengaruhi oleh berbagai faktor. Di antaranya gender, berat dan tinggi badan, serta gaya hidup seperti merokok, konsumsi alkohol, dan obesitas. Hasil studi tersebut menegaskan bahwa tidak ada korelasi langsung antara konsumsi minuman berkarbonasi dengan kanker kerongkongan.

Jadi, sudah terjawab kegelisahan Anda selama ini dalam meminum soda? Bukan menghindari minuman soda yang harus diperhatikan, tapi berbagai masalah kesehatanlainnya. Mulai kini, aplikasikan gaya hidup sehat yang aktif. Biasakan diri untuk bergerak dan beraktivitas fisik secara teratur untukmenjadikan tubuh lebih sehat dan bugar. (*)
  • Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Ini alasan tidak perlu takut minum minuman bersoda Rating: 5 Reviewed By: Beritasitaro