Powered by Blogger.
Latest News
Tuesday, January 24, 2017

Presiden Gelar Rapat Terbatas Soal Harga Gas Untuk Industri

BSC Jakarta -Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar rapat terbatas membahas soal harga gas untuk industri. Dalam rapat tersebut, Jokowi meminta agar harga gas betul-betul dihitung agar memberikan dampak konkret pada daya saing.

Saat membuka rapat, Jokowi kembali mengungkit rapat yang pernah dilakukannya pada 4 Oktober 2016 soal harga gas. Dia menegaskan, gas bumi harus dilihat bukan semata-mata sebagai komoditas, tetapi juga harus dilihat sebagai pembangunan yang bisa memperkuat industri nasional.

"Dan mendorong daya saing produk-produk industri kita di pasaran dunia," kata Jokowi di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (24/1/2017).

Untuk itu, lanjut Jokowi, dirinya meminta agar harga gas betul-betul dihitung. Jokowi ingin harga gas tersebut bisa berdampak positif untuk meningkatkan daya saing dan industri.

"Saya minta soal harga gas ini betul-betul dihitung, dikalkulasi lagi agar bisa konkret dampaknya, bukan hanya pada peningkatan daya saing produk-produk kita, tapi juga berdampak konkret pada penciptaan nilai tambah bagi pengembangan industri hilir," katanya.

Jokowi juga meminta laporan dari Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, dan Menteri ESDM, Ignasius Jonan, mengenai laporan Perpres Nomor 40 Tahun 2016 tentang penetapan harga gas bumi. Jokowi ingin tahu apakah ada kendala di lapangan atau tidak.

"Terutama pada 7 bidang industri yang ditetapkan sebagai pengguna penurunan harga gas. Dan saya mendapatkan informasi bahwa sudah ditetapkan penurunan harga gas untuk tiga bidang industri, yaitu pupuk, baja dan petrokimia. Sementara itu 4 bidang industri lainnya yaitu oleochemical, kaca, keramik, dan sarung tangan karet belum terakomodasi," jelas Jokowi.(*)
  • Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Presiden Gelar Rapat Terbatas Soal Harga Gas Untuk Industri Rating: 5 Reviewed By: Beritasitaro