Powered by Blogger.
Latest News
Monday, February 13, 2017

Dirjen Pajak Minta Masyarakat Ikut Tax Amnesty Pajak

BSC Jakarta - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) meminta masyarakat ikut tax amnesty, ketimbang harus membayar pajak dengan tarif normal saat ada temuan harta di kemudian hari, sehubungan dengan akan berakhirnya Periode ketiga program pengampunan pajak atau tax amnesty, pada bulan maret mendatang.

Direktur Pemeriksaan dan Penagihan Pajak DJP, Angin Prayitno Aji, mengatakan sebaiknya wajib pajak yang selama ini memiliki harta dari pendapatan yang belum dilaporkan, atau telah tidak jujur dalam penyampaian laporan hartanya, sebaiknya segera memanfaatkan tax amnesty periode terakhir.

"Belum ikut tax amnesty, kita masih punya beberapa hari sampai 31 Maret. tarif masih jauh lebih rendah daripada kalau nanti tertangkap kawan-kawan pajak," kata Angin di kantor DJP, Jakarta, Senin (13/2/2017).

Selain pembukaan data rekening bank yang bisa dilakukan lebih cepat, DJP juga bakal semakin mudah melacak aset wajib pajak setelah diberlakukannya Automatic Exchange of Information (AEOI) antar negara.

"Data kita sudah punya, sesuai pasal 35 KUP (Ketentuan Umum Perpajakan), kita dapat data dari internal, kini DJP makin kaya, ada AEOI ini makin lengkap. Kita ada beberapa bulan, yang belum ikut tax amnesty, kita sampaikan, ada kesempatan luar biasa," ujar Angin.

Dia mengungkapkan, sanksi yang cukup berat menanti wajib pajak jika nantinya ada temuan dari petugas pajak atas harta dari pendapatan yang belum dilaporkan.

Sanksinya berupa pengenaan tarif pajak normal, plus denda kenaikan 200% dari pajak yang kurang bayar.

"DJP tidak diberikan batas waktu untuk menelusuri aset-aset ini. Kalau ditemui sesuai pasal 18 ayat 1 dan UU pasal 3 ayat 3, dia akan dikenakan sesuai penghasilannya dikalikan sanksi 200%," pungkas Angin.(*)
  • Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Dirjen Pajak Minta Masyarakat Ikut Tax Amnesty Pajak Rating: 5 Reviewed By: Beritasitaro