Powered by Blogger.
Latest News
Tuesday, February 21, 2017

Bappenas Gunakan Medsos, Membantu Kendalikan Inflasi

BSC Jakarta - Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas menggunakan big data alias data sosial untuk memantau pergerakan harga pangan di berbagai daerah di Indonesia. Melalui data sosial yang didapatkan dari keluhan dan persepsi masyarakat, kementerian dan lembaga terkait dapat memantau masalah yang tengah dihadapi masyarakat.

Salah satunya memantau pergerakan harga pangan. Umumnya masyarakat cepat menyampaikan pendapatnya melalui data sosial seperti Facebook dan Twitter yang kemudian ditangkap oleh kementerian dan lembaga terkait untuk diberikan solusinya.

"Bappenas sudah coba kaitkan reaksi masyarakat Indonesia misalnya terkait harga pangan dan lihat korelasinya dengan inflasi," tutur Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro dalam acara Data Revolution for Policy Makers di Hotel Pullman, Jakarta Pusat, Selasa (21/2/2017).

Keluhan mengenai kenaikan harga pangan yang didapatkan dari media sosial tersebut kemudian dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah melalui instrumen kebijakan. Sehingga gejolak harga pangan bisa dikendalikan lebih cepat dibandingkan menunggu rilis dari Badan Pusat Statistik (BPS).

"Ketika di data sosial muncul komplain dari masyarakat kenapa harga cabai naik, gula naik dan sebagainya, pemerintah bisa melakukan tindakan untuk menstabilkan harga. Sehingga inflasi terkendali tanpa menunggu sebulan," ujar Bambang.

Data sosial yang hadir tiap saar juga bisa menjadi pelengkap dari data statistik yang dirilis oleh BPS. Sehingga para pemangku kepentingan nantinya lebih cepat dalam menentukan solusi.

"Di era demokratisasi ini data dari masyarakat menjadi pembanding dari data statistik. Juga bisa jadi data pelengkap kalau data statistiknya tidak ada," tutup Bambang.(*)
  • Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Bappenas Gunakan Medsos, Membantu Kendalikan Inflasi Rating: 5 Reviewed By: Beritasitaro