Powered by Blogger.
Latest News
Wednesday, March 29, 2017

PLN Kurangi PLTD, Biaya Listrik Murah

BSC Jakarta - Biaya Pokok Penyediaan (BPP) Pembangkitan PT PLN (Persero) tingkat nasional 2016 turun sebesar Rp 15/kWh, dari tahun sebelumnya sebesar Rp 998/kWh (US$ 7,45 sen/kWH) menjadi Rp 983/kWh (US$ 7,39 sen/kWH).

Perhitungan besaran BPP Pembangkitan PT PLN (Persero) Tahun 2016 ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Kepmen ESDM) No. 1404 K/20/MEM/2017 yang baru saja ditandatangani pada tanggal 27 Maret 2017.

Direktur Perencanaan PLN, Nicke Widyawati, mengungkapkan bahwa BPP listrik makin efisien karena berkurangnya operasi Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang berbahan bakar minyak. Sejak 2015, PLN telah menghentikan sewa PLTD dari berbagai vendor.

Misal di Sumatera Utara saja, PLN telah memutus kontrak sewa PLTD hingga 800 MW. Belum lagi di tempat-tempat lain. Jika ditotal, kapasitas PLTD sewa yang tak lagi dipakai PLN mencapai ribuan Megawatt.

"PLTD sewa paling banyak kita kurangi tahun 2015. Di Sumut saja 800 MW kita kurangi," kata Nicke saat ditemui di Graha CIMB Niaga, Jakarta, Rabu (29/3/2017).

Sebagai gantinya, PLN menambah pasokan listrik dari pembangkit-pembangkit batu bara dan gas yang relatif murah. 

"Penggunaan pembangkit berbahan bakar murah, yang mahal seperti BBM kita turunkan. Jadi dari sisi bauran energi kita perbaiki," ucapnya. 

Semakin menurunnya BPP ini membuat tarif listrik untuk industri di Indonesia semakin kompetitif, tak kalah murah dibanding negara-negara lain. Subsidi listrik yang harus ditanggung negara untuk masyarakat tidak mampu pun jadi lebih ringan. Pelanggan listrik rumah tangga yang tidak disubsidi juga bebannya berkurang.(*)
  • Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: PLN Kurangi PLTD, Biaya Listrik Murah Rating: 5 Reviewed By: Beritasitaro