Powered by Blogger.
Latest News
Friday, April 7, 2017

Siapa Hakim MK Pilihan Jokowi? Ini Kata Istana

BSC Jakarta - Presiden Joko Widodo telah memutuskan satu nama yang disodorkan oleh Panitia Seleksi Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), untuk menggantikan posisi Patrialis Akbar yang ditangkap KPK atas dugaan korupsi. Siapa dia?

Kabar soal telah diputuskannya satu nama tersebut dibenarkan oleh Juru Bicara Presiden Johan Budi SP. Meski demikian Johan mengaku belum mengetahui apakah Keppres terkait itu sudah diteken Jokowi atau belum.

"Presiden sudah memutuskan calon hakim Mahkamah Konstitusi setelah dilapori oleh pansel. Ada beberapa calon, kemudian dipilih satu. Setelah itu tentu prosesnya pelantikan," kata Johan budi saat ditemui di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (7/4/2017).

Johan juga mengaku belum mengetahui siapa yang dirtunjuk oleh Jokowi untuk menggantikan posisi Patrialis Akbar tersebut. "Saya belum tahu Keppresnya sudah ditandatangani atau belum. Karena keppresnya belum tahu, maka saya tidak bisa menyampaikan siapa yang dipilih," kata Johan.

Johan turut menjelaskan, sebenarnya Presiden tidak perlu untuk membentuk pansel, sebab penunjukan hakim tersebut merupakan kewenangan dari Presiden. Untuk diketahui, posisi hakim di MK ada yang merupakan kewenangan atau perwakilan dari usulan pemerintah. Patrialis termasuk dalam kategorib tersebut.

"Sebenarnya Presiden tidak perlu membentuk pansel karena itu perwakilan pemerintah, Pak Patrialis ini. Presiden bisa nunjuk. Tetapi Presiden untuk mendapatkan yang benar-benar punya integritas kapabilitas dan sebagainya, maka Presiden juga terbuka, kemudian menggunakan pansel," katanya.

"Sebenarnya tanpa pansel bisa, tapi ini tradisi baru. Saya kira bagus. Dan itu sudah pasti di komunikasikan jg misalnya ke KPK. Panselnya ya (yang melakukan komunikasi dengan lembaga itu-red), ke KPK, PPATK," tambahnya.

Untuk diketahui, ada tiga nama yang diajukan oleh Tim Pansel Hakim MK, yakni:

1. Saldi Isra, seorang pakar hukum.
2. Bernard L Tanya, seorang dosen di Kupang, NTT.
3. Wicipto Setiadi, yang telah purnatugas dari Kementerian Hukum dan HAM.(*)
  • Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Siapa Hakim MK Pilihan Jokowi? Ini Kata Istana Rating: 5 Reviewed By: Beritasitaro