Powered by Blogger.
Latest News
Monday, May 8, 2017

Dipanggil DPR Soal Tahanan Kabur, Yasonna : No Problem

BSC Jakarta - Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly menyatakan siap memenuhi panggilan Komisi III DPR terkait kaburnya ratusan tahanan Rutan Kelas IIB Pekanbaru. Laoly siap menjelaskan kasus yang menjadi sorotan tersebut. 

"Oh iya, no problem. Itu kan kerjaan kita tiap hari ke DPR. Biasa itu, itu kan kerja mereka pengawasan, kita akan jelaskan," tegas Laoly kepada wartawan di kantornya, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (8/5/2017).

Terkait kaburnya 488 orang tahanan/napi, Laoly memecat Karutan Pekanbaru, Teguh Triahatmanto, Kepala Pengamanan Rutan Pekanbaru, Taufik dan kepala subseksi pelayanan tahanan, Tomi Firdaus dari status PNS. Laoly juga mencopot Kepala Kanwil Kemenkum HAM dan Kepala Divisi Pemasyarakatan (PAS) Riau.

Kemudian 6 petugas Rutan Sialang Bungkuk diturunkan pangkatnya satu tingkat selama masa 3 tahun. Ini dilakukan karena dari laporan awal tim inspektorat jenderal, terjadi kelalaian, pungli, pemerasan bahkan dugaan penganiayaan terhadap penghuni Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru

"Jadi ada kesalahan yang sangat berat, tidak hanya (soal) overkapasitas, (karena) itu kondisi. Pemerasan, pungli, bahkan ada penganiayaan, kadang-kadang diciptakan kondisi sedemikian rupa. Saya sudah keliling banyak lapas banyak rutan, yang satu ini betul-betul membuat saya sesak, sangat biadab. perlakuannya biadab. Perlakuan petugas masuk kategori biadab," tutur Laoly. 

Soal pungli, Laoly tidak menolerir alasan kecilnya gaji petugas. Menurut dia, Kemenkum sudah menerapkan sistem tunjangan kinerja bagi pegawai. 

"Pegawai daerah banyak yang mau masuk karena tunjangan kinerja kami baik, jadi tidak ada alasan itu. Mengapa yang lain bisa (baik), nggak ada alasan," sebut Laoly.

Saat ini ada 150 orang napi/tahanan yang masih kabur. Rutan Pekanbaru menurut Laoly dalam kondisi mengkhawatirkan karena berlebihnya jumlah penghuni.

"Saya sudah dengar langsung dari tahanan dan warga binaan, dari masyarakat yang anaknya ada di situ. Dari tim yang 1 hari sebelumnya (datang). Saya perintahkan tim saya khusus masuk ke dalam, dan memang setelah dilihat kenyataannya mengerikan, di luar batas batas normal, di luar batas kemanusiaan," ujar Laoly.

Sebelumnya ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo mengatakan, kinerja Kemenkum HAM sangat buruk dalam mengurusi rutan dan lembaga pemasyarakatan. Hal itu dibuktikan kerusuhan di dalam LP dan Rutan terus terjadi selama setahun.(*)
  • Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Dipanggil DPR Soal Tahanan Kabur, Yasonna : No Problem Rating: 5 Reviewed By: Beritasitaro