Powered by Blogger.
Latest News
Wednesday, May 24, 2017

Minyak Naik, Laba Pertamina Malah Turun 25%

BSC Jakarta - Laba bersih PT Pertamina (Persero) mengalami penurunan 25% per Kuartal I 2017 dari US$ 1,01 miliar pada kuartal I 2016 menjadi US$ 760 juta di periode yang sama tahun ini. 

Pertamina menyebutkan, penurunan laba bersih terjadi karena harga minyak mentah mengalami kenaikan dari US$ 30,32/barel tahun lalu menjadi US$ 51/barel saat ini. Sementara di sisi lain, harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi tidak mengalami kenaikan.

Direktur Keuangan Pertamina, Arief Budiman, mengatakan mestinya harga bensin jenis premium dan solar turut naik seiring dengan melonjaknya harga minyak dunia.

Arief menyebutkan, harga premium yang berlaku saat ini berselisih sekitar Rp 400/liter dari formula yang ditetapkan dalam aturan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Harga premium yang sekarang Rp 6.450 per liter, harusnya Rp 6.850 per liter.

"Secara formula, harga ditentukan dari harga kuartal lalu. Jika lihat selisih dari formula ESDM, premium sekitar Rp 400 per liter," ujar Arief dalam konferensi pers di Kantor Pusat Pertamina, Rabu (24/5/2017)

Harga solar saat ini juga lebih rendah dari foemula yang ditetapkan. Bila mengikuti formula sesuai aturan, harusnya harga solar subsidi sudah Rp 6.300/liter. 

"Harga solar bersubsidi harusnya sekitar Rp 6.300 per liter, tapi saat ini harganya masih Rp 5.150 per liter," tutupnya.
  • Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Minyak Naik, Laba Pertamina Malah Turun 25% Rating: 5 Reviewed By: Beritasitaro