Powered by Blogger.
Latest News
Tuesday, August 8, 2017

Utang Yang Baik Bagi Keluarga Anda

BSC Jakarta - Utang (sepertinya) adalah salah satu kata yang paling akrab dalam kehidupan kita sehari-hari. Meski bisa dibilang akrab, tapi jika mendengar kata 'utang', beberapa orang mungkin akan lebih memilih untuk menjauhi dan menghindarinya. Apakah anda termasuk orang yang menjauhi utang, gemar dengan utang atau anda merupakan orang yang harus berutang? 

Bagi orang yang tidak terlalu suka dengan utang, banyak alasan untuk mereka menjauhi utang, mungkin karena pengalamannya yang tidak baik dengan utang. Misalnya, dulu sewaktu kecil dia melihat dan mendengat ada tetangga atau saudara yang memiliki masalah dengan utang dan didatangi debt collector setiap hari membuat dirinya berjanji untuk menjauhi utang karena tidak mau mengalami hal yang sama. Atau, bisa juga pendidikan keluarganya mengajarkan melalui nasihat-nasihat untuk menjauhi utang dengan alasan apapun.

Tidak ada yang salah dengan menjauhi utang karena utang memang 'membahayakan' keuangan anda, namun tidak ada salahnya juga 'dekat' dengan utang karena sebetulnya utang itu tidak terlalu berbahaya bila anda tahu bagaimana cara menggunakannya. Utang menjadi berbahaya ketika anda menggunakan utang untuk hal-hal yang sifatnya konsumtif, apalagi sampai membuat defisit cashflow bulanan anda dan keluarga.

Sekitar tahun 2013, sebuah lembaga bernama Kadence International melakukan riset yang bernama 'Share of Wallet' dan membuat survei terhadap orang Indonesia (dalam hal ini Jakarta), di mana hasil dari survei tersebut menunjukkan, 28% masyarakat kelas menengah di Indonesia mengalami defisit penghasilan. Artinya, sekitar 28% dari kelas menengah tersebut tidak mampu mencukupkan diri dengan penghasilan setiap bulan yang diterima olehnya dan memilih untuk menutup defisit tersebut dengan utang.

Dengan adanya defisit pada cashflow anda, artinya ada yang salah pada pengaturan keuangan anda. Anda tidak bisa memilah dan memilih mana kebutuhan dan mana keinginan; anda tidak bisa memaksimalkan potensi yang anda miliki dari pendapatan bulanan anda; dan yang paling penting adalah dengan berutang, anda memberikan beban pada diri anda sendiri dengan tagihan yang akan datang di bulan depan. 

Namun, harus anda garis bawahi meski kesannya utang ini akan memberikan masalah bagi anda, bukan berarti anda harus menghapuskan semua utang yang anda miliki, karena ada juga utang yang baik untuk anda. Sehingga, bila anda teliti dan mau mempelajari seluk beluk tentang utang, maka utang akan memberikan hal-hal baik dalam hidup anda. Jadi mulai sekarang, pilihlah utang-utang yang baik untuk anda.

Sebelum anda mengetahui apa itu utang yang memberikan kebaikan untuk anda, anda harus terlebih dahulu mengetahui prinsip dasarnya. Anda harus terlebih dahulu tahu mana yang termasuk dengan utang konsumtif dan mana yang termasuk dengan utang yang produktif. Nah, utang konsumtif adalah utang yang anda gunakan untuk membeli sesuatu yang nilainya cenderung turun. Kebalikannya, utang produktif adalah utang yang anda gunakan untuk membeli sesuatu yang nilainya cenderung naik.

Bila anda kesulitan untuk memahaminya maka contoh mudahnya adalah seperti ini. Anda berutang konsumtif ketika anda membeli sepatu dengan kartu kredit, kenapa? Karena sepatu nilainya (bila dijual kembali) cenderung turun. Sedangkan anda berutang produktif adalah ketika anda membeli rumah dengan utang melalui KPR. Kenapa? Karena bila dijual kembali, nilai rumah biasanya akan terus naik.

Nah, jika anda sudah memahami mana utang konsumtif dan mana utang produktif, anda akan sangat mudah memilah dan memilih utang-utang yang memberikan kebaikan untuk anda. Dengan memahami mana utang konsumtif dan mana utang produktif, anda tidak akan khawatir dengan tagihan yang muncul di setiap bulannya karena anda tahu utang yang anda ambil akan berdampak seperti apa bagi anda: Baik ataukah kurang baik. Menarik bukan?

Tapi ingat, tidak cukup sampai di situ, ada hal mendasar lain yang juga harus anda pahami ketika berutang agar utang yang anda pilih tetap baik untuk keuangan anda. Hal penting lainnya adalah mempertimbangkan proporsi cicilan utang terhadap cashflow bulanan anda, artinya jangan sampai anda mengambil utang yang cicilannya terlalu besar sehingga membebani cashflow bulanan anda apalagi sampai membuat cashflow bulanan keluarga anda menjadi berantakan.

Para Financial Planner biasanya menyarankan agar cicilan utang tidak lebih dari 30% penghasilan bulanan anda. Jika anda berpenghasilan Rp 10.000.000 (sepuluh juta rupiah) per bulan, maka cicilan utang yang anda miliki idealnya tidak lebih dari Rp 3.000.000 (tiga juta rupiah) per bulan. Ingat, yang penting bukan berapa besar cicilannya tapi berapa besar persentase cicilan tersebut terhadap cashflow bulanan anda. Tidak menjadi masalah bila per bulannya anda memiliki cicilan untuk utang sebesar Rp 30.000.000 (tiga puluh juta rupiah) bila penghasilan anda Rp 100.000.000 (seratus juta rupiah).

Pertimbangan lainnya yang juga penting agar utang yang anda pilih tetap baik untuk keuangan anda adalah besaran bunga dan sistem perhitungan bunganya. Bila anda abai terhadap bunga yang dibebankan kepada anda maka total utang anda akan sangat besar dan akan membebani anda dalam bentuk cicilan bulanannya. Bisa jadi ketika anda mengambil utang (misalnya) untuk membeli mobil, si pemberi utang membebani anda bunga yang cukup besar dan ternyata secara total anda dibebani biaya sebesar dua kali lipat harga mobil tersebut.

Di sini anda harus memilih dengan baik dan memperhitungkan secara matang atas bunga yang dibebankan kepada anda. Sebagai orang yang akan mengambil utang, anda memiliki hak untuk mendapatkan bunga terendah untuk utang yang anda ambil, sehingga cicilan yang anda dapatkan juga tidak terlalu besar per bulannya. Dengan keringanan cicilan, maka anda akan lebih leluasa mengatur cashflow bulanan anda. 

Dengan cicilan yang ringan maka anda akan memiliki budget lebih, kelebihannya bisa anda gunakan untuk apa saja. Bagaimana bila kelebihannya digunakan untuk mengambil utang pembelian barang lainnya? Hal itu boleh saja kok, asal anda memenuhi syarat-syarat yang sudah disampaikan tadi di atas agar utang yang di ambil tetap baik untuk anda. (*)
  • Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Utang Yang Baik Bagi Keluarga Anda Rating: 5 Reviewed By: Beritasitaro